Dulu kita seperti Kepompong

Minggu, 17 Maret 2013





dulu kita sahabat
teman begitu hangat
mengalahkan sinar mentari
**
dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu kupu
***
kini kita berjalan berjauh jauhan
kau jauhi diriku ada sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karena ku sayang


persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
nananana nanananana
back to *, **, ***
persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
kepompong...

*by :Sindentosca

Sahabat sekalian, mungkin kalian pernah dengar sebait-dua bait dari lirik lagu diatas, yah tidak heran, sebagian orang akan tahu lagi ini karena  pernah trend dan buming saat saya kira-kira duduk dibangku kelas 2 SMP, tepatnya 2008. kalian tahu? Kelasku dulu memiliki dance tersendiri kawan untuk lagu ini, saya masih hafal sedikit-sedikit gerakannya. Luar biasaaaa.. :D
Membuka kembali memoir lama, rasanya saya teramat rindu dengan mereka, sahabat seperjuangan selama beberapa tahun di pondok. Kami seperti kelopak-kelopak bunga yang lama kelamaan lapuk dimakan usia hingga gugur satu persatu namun, setalah itu kembali diisi oleh kelopak-kelopak bunga yang baru.
Dulu, pertama saling tatap, kita masih dalam ruang malu yang teramat canggung. Percakapan kita dimulai seperti tes wawancara penerimaan calon pekerja. Kira-kira seperti itu kawan. Namun dari percakapn kaku itulah tumbuh cinta dan kasih sayang diantara kita sebagai saudara yang melahirkan banyak kenangan manis untuk bisa kita kenang ketika kita sudah dewasa seperti saat ini.
Saya ingat sekali waktu peringkat pertama mandi air hujan pulang dari penerimaan rapor di masjid. Kita rayakan pesta kemenangan kita dengan berkah Tuhan yang turun dari langit. Moment paling berkesan adalah saat saya pernah musuhan dengan teman saya yang namanya “Anna” rasanya lucu sekali Tuhan, saya sampai tertawa terbahak jika mengenang masa-masa itu.
Menginjak SMP kelas 2, dulu saya pernah nangis gara-gara. Gara-gara apa yah? Spesifiknya sih saya tidak tahu, yang terdengar saat itu adalah saya dibenci teman sekelas karena merasa saya yang paling di saying guru-guru apatah lagi wali kelas saya waktu itu. Bahkan dulu saya sering diberi kepercayaan untuk menuliskan rapor santri padahal saya masih duduk dikelas 2 SMP, lucu sekali rasanya dulu… saya menangis gara-gara diejek kawan ^^. masih kenak-kanakan sekali pemirsa. ahaha''..
Tidak sampai disitu kawan, sejak saat itu, entah kenapa saya mulai gemar dan menggeluti dunia tulis menulis. Tulisan pertama saya itu tentang persahabatan“Zukhruf” yang saya ambil dari surah dalam Al-quran. Luar biasa bahagia aku saat itu, saat teman-temanku merespon baik tulisan pertamaku itu. Beberapa kali teman-temanku akan senang hati menunggu cerita-tulisan saya selanjutnya.
Tiba saatnya kita berpisah ditahun 2009, beberapa teman kami, akhirnya harus meninggalkan kami yang masih mendekam dipenjara suci. Hehehe” dan pada akhirnya aku adalah orang-rang yang terpilih untuk tetap mendekam belajar dipenjara suci itu. Aku merasa beruntung kawan.

yang paling kecil itu adalah saya ^^




 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Mawarda © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets